Pemerintah Percepat Pembayaran Gaji ke-13 buat ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Sudah Terima Dana

ASN, cair, Gaji, ke-13, Pensiun, PNS, polri, Rekening, TNI
Rate this post

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggelontorkan pembayaran gaji ke-13 dengan nilai fantastis mencapai Rp13,9 triliun hingga 2 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.

Dana jumbo tersebut sudah masuk ke rekening lebih dari 2,35 juta pegawai negara, mulai dari ASN, PPPK, anggota TNI, hingga personel Polri. Pencairan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam membantu kebutuhan pendidikan keluarga menjelang tahun ajaran baru.

Read More

ASN Sampai TNI-Polri Kebagian

Data Kementerian Keuangan menunjukkan, dana gaji ke-13 yang sudah dicairkan terbagi ke beberapa kelompok penerima.

Untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemerintah telah menyalurkan sekitar Rp7,55 triliun kepada 902.265 pegawai.

Sementara itu, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima total Rp1,20 triliun yang dinikmati oleh 387.311 pegawai.

Di sektor keamanan, anggota Polri memperoleh pencairan sebesar Rp1,89 triliun untuk 477.433 personel, sedangkan anggota TNI menerima Rp3,07 triliun yang dibagikan kepada 574.824 personel.

Tak hanya itu, pemerintah juga telah membayarkan gaji ke-13 kepada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) senilai Rp132,8 miliar untuk 11.559 pegawai.

Hampir Semua Satker Sudah Beres Bayar

Proses pencairan berlangsung cukup cepat. Hingga awal Juni, tercatat 8.838 satuan kerja (satker) atau sekitar 99,3% dari total satker pemerintah pusat telah menyelesaikan pembayaran gaji ke-13 kepada pegawainya.

Artinya, mayoritas aparatur negara sudah bisa menikmati tambahan penghasilan tersebut dan mulai memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan, terutama biaya pendidikan anak, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan rumah tangga.

Pensiunan Juga Ikut Tersenyum, Rp9,73 Triliun Sudah Cair

Bukan hanya pegawai aktif, para pensiunan juga ikut menikmati pencairan gaji ke-13.

Sampai 2 Juni 2026, pemerintah telah menyalurkan dana sebesar Rp9,73 triliun kepada sekitar 3,09 juta pensiunan, atau setara 79,27% dari total penerima pensiun yang terdaftar.

Penyaluran dilakukan melalui dua lembaga utama:

  • PT Taspen menyalurkan sekitar Rp8,30 triliun kepada 2.600.927 pensiunan.
  • PT Asabri menyalurkan sekitar Rp1,42 triliun kepada 496.750 pensiunan.

Angka ini menunjukkan proses pencairan bagi pensiunan berjalan cukup lancar dan sebagian besar penerima sudah mendapatkan haknya.

Pemda Masih Kejar Setoran

Berbeda dengan pemerintah pusat yang hampir tuntas, pencairan gaji ke-13 di lingkungan pemerintah daerah masih berlangsung bertahap.

Per 2 Juni 2026, baru 5 pemerintah daerah yang telah merealisasikan pembayaran dengan total nilai Rp414,6 miliar kepada 72.854 pegawai.

Jumlah tersebut masih tergolong kecil karena baru mencakup sekitar 0,92% dari total 546 pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah lainnya diperkirakan akan menyusul dalam beberapa hari hingga pekan ke depan setelah proses administrasi dan penganggaran selesai.

Dengan total pencairan yang sudah menembus puluhan triliun rupiah, gaji ke-13 tahun ini menjadi salah satu stimulus belanja masyarakat yang cukup besar. Selain membantu kebutuhan keluarga ASN dan pensiunan, dana tersebut juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi daerah, terutama menjelang musim masuk sekolah.

Bagi ASN, PPPK, TNI, Polri, maupun pensiunan yang belum menerima dana tersebut, pemerintah mengimbau untuk terus memantau informasi dari instansi masing-masing karena proses pencairan masih terus berjalan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *