Cara Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 di Bank BUMN BRI, Mandiri, dan BSI dan Persyaratan yang Perlu Disiapkan

Anton Wisesa
Rate this post

Lebaran 2026 sudah beberapa hari lagi, vibes bagi-bagi uang baru alias “THR amplop” buat keluarga, keponakan, sampai tetangga kecil mulai terasa lagi. Tradisi ini memang sudah jadi momen khas setiap Idul Fitri di Indonesia. Makanya, nggak heran kalau banyak orang mulai berburu uang pecahan baru dari sekarang buat disiapin saat kumpul keluarga nanti.

Biasanya uang baru dibagikan saat silaturahmi Lebaran, baik ketika mudik ke kampung halaman maupun saat open house di rumah. Selain terlihat lebih rapi, uang baru juga dianggap lebih “niat” saat diberikan kepada anak-anak atau kerabat.

Nah, buat kamu yang belum kebagian tukar uang lewat layanan Bank Indonesia (BI), masih ada opsi lain. Beberapa bank milik negara alias bank BUMN juga menyediakan layanan penukaran uang baru langsung di kantor cabang.

Kuota tukar uang BI sudah habis

Sebelumnya, Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang baru melalui situs dan aplikasi Pintar BI. Namun, berdasarkan pantauan pada Senin (9/3/2026), kuota penukaran uang untuk wilayah Jawa maupun luar Jawa sudah ludes dipesan.

Periode kedua layanan tersebut berlangsung dari 28 Februari sampai 15 Maret 2026, sementara pemesanan antreannya sudah dibuka sejak 24 Februari dan 27 Februari 2026.

Bank Indonesia juga memastikan bahwa tahun ini tidak ada periode tambahan.

“Mohon maaf, Sobat. Tidak ada periode ke-3, ya. Yuk, cek berkala di https://pintar.bi.go.id/ Semoga infonya membantu,” tulis komentar Instagram resmi @bank_indonesia.

Artinya, kalau kamu belum kebagian slot di BI, cara paling realistis sekarang adalah menukar langsung lewat bank.

Bank BUMN yang melayani tukar uang baru

Setidaknya ada tiga bank BUMN yang menyediakan layanan penukaran uang baru, yaitu BRI, Mandiri, dan BSI. Informasi ini disampaikan melalui akun media sosial resmi masing-masing bank.

Namun ada satu hal penting: sebelum datang ke kantor cabang, sebaiknya konfirmasi dulu lewat telepon atau WhatsApp. Soalnya, ketersediaan uang baru di tiap cabang bisa berbeda-beda.

Cara tukar uang baru di BRI

Kalau kamu nasabah BRI, prosesnya cukup simpel.

  1. Ajukan penukaran uang layak edar minimal satu bundel atau per 100 lembar di kantor BRI pembuka rekening atau kantor BRI terdekat.
  2. Bawa KTP, uang yang akan ditukarkan, dan buku tabungan jika sumber dana dari rekening.
  3. Pengajuan penukaran uang layak edar disesuaikan dengan ketersediaan di kantor BRI yang dikunjungi.
  4. Informasi lebih lanjut seputar layanan tukar uang baru BRI bisa menghubungi Sabrina WhatsApp 0812 1214 017.

Biasanya, bank juga membatasi jumlah penukaran per orang agar stok uang baru bisa dibagi merata ke banyak nasabah.

Cara tukar uang baru di Bank Mandiri

Nasabah Mandiri juga bisa menukar uang langsung di kantor cabang.

  1. Datang ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat dari lokasi masing-masing.
  2. Bawa kartu debit Mandiri, KTP asli, dan buku tabungan (opsional).
  3. Hubungi kantor cabang Bank Mandiri sebelum datang untuk mengonfirmasi layanan penukaran uang baru melalui melalui MITA di WhatsApp Official Bank Mandiri 0811 84 14000 bercentang hijau atau biru dengan mengetik “Operasional Cabang”.
  4. Kantor cabang Bank Mandiri buka Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 WIB.

Tipsnya, datang lebih pagi supaya peluang mendapatkan pecahan uang baru lebih besar.

Cara tukar uang baru di BSI

Buat yang menggunakan layanan Bank Syariah Indonesia (BSI), langkahnya juga nggak jauh beda.

  1. Konfirmasi layanan penukaran uang ke kantor cabang BSI terdekat atau via telepon 14040.
  2. Tanya jumlah ketersediaan penukaran uang di kantor cabang BSI.
  3. Wajib membawa KTP asli, buku tabungan, dan kartu ATM BSI bagi nasabah.
  4. Wajib membawa KTP asli atau melakukan pendaftaran online via Pintar BI untuk non-nasabah.
  5. Kantor cabang BSI buka Senin-Jumat pukul 07.30-15.00 waktu setempat selama Ramadhan.

Karena bulan Ramadhan biasanya membuat aktivitas bank lebih ramai, konfirmasi dulu sebelum datang sangat disarankan supaya tidak antre sia-sia.

Kenapa uang baru selalu diburu saat Lebaran?

Secara budaya, memberi uang baru dianggap lebih sopan dan simbolis. Uang yang masih rapi dan bersih melambangkan doa baik serta harapan keberkahan di hari raya. Selain itu, anak-anak biasanya lebih senang menerima uang baru karena terlihat “kinclong”.

Makanya setiap tahun menjelang Idul Fitri, penukaran uang baru selalu jadi agenda rutin masyarakat.

Jadi kalau kamu sudah mulai menyiapkan amplop Lebaran, sekarang waktunya cek kantor bank terdekat dan konfirmasi ketersediaan uang baru sebelum kehabisan. Biasanya makin dekat Lebaran, antreannya juga makin panjang.

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *