Pelanggan PLN yang sedang membutuhkan tambahan kapasitas listrik di rumah. Pada Agustus 2026, PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program diskon tambah daya listrik hingga 50 persen.
Program ini menjadi salah satu penawaran PLN dalam rangka mendukung kebutuhan listrik masyarakat, khususnya untuk penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di rumah.
Lewat promo tersebut, pelanggan bisa mengajukan penambahan daya hingga 7.700 VA dengan biaya yang lebih ringan dibandingkan tarif normal. Namun, ada ketentuan dan periode yang perlu diperhatikan karena program ini hanya berlangsung dalam waktu terbatas.
Promo Berlaku Sampai 9 Agustus 2026
Promo diskon tambah daya listrik ini tersedia dalam rangkaian kegiatan PLN di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut dapat mendatangi booth PLN di Hall 8 GIIAS 2026. Setelah itu, pelanggan perlu melakukan check-in menggunakan aplikasi PLN Mobile dan mengambil atau mengklaim e-voucher promo tambah daya.
Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 9 Agustus 2026. Karena itu, pelanggan yang memang sudah berencana menambah daya sebaiknya memperhatikan batas waktu promo agar tidak terlewat.
Daftar Tarif Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen
Besaran biaya setelah mendapatkan potongan 50 persen berbeda-beda, tergantung daya listrik awal dan kapasitas baru yang dipilih.
Dari 450 VA
- 450 VA ke 900 VA: dari Rp421.650 menjadi Rp210.825
- 450 VA ke 1.300 VA: dari Rp796.450 menjadi Rp398.225
- 450 VA ke 2.200 VA: dari Rp1.639.750 menjadi Rp819.875
- 450 VA ke 3.500 VA: dari Rp2.955.450 menjadi Rp1.477.725
- 450 VA ke 4.400 VA: dari Rp3.827.550 menjadi Rp1.913.775
- 450 VA ke 5.500 VA: dari Rp4.893.450 menjadi Rp2.446.725
- 450 VA ke 7.700 VA: dari Rp7.025.250 menjadi Rp3.512.625
Dari 900 VA
- 900 VA ke 1.300 VA: dari Rp374.800 menjadi Rp187.400
- 900 VA ke 2.200 VA: dari Rp1.218.100 menjadi Rp609.050
- 900 VA ke 3.500 VA: dari Rp2.519.400 menjadi Rp1.259.700
- 900 VA ke 4.400 VA: dari Rp3.391.500 menjadi Rp1.695.750
- 900 VA ke 5.500 VA: dari Rp4.457.400 menjadi Rp2.228.700
- 900 VA ke 7.700 VA: dari Rp6.589.200 menjadi Rp3.294.600
Dari 1.300 VA
- 1.300 VA ke 2.200 VA: dari Rp843.300 menjadi Rp421.650
- 1.300 VA ke 3.500 VA: dari Rp2.131.800 menjadi Rp1.065.900
- 1.300 VA ke 4.400 VA: dari Rp3.003.900 menjadi Rp1.501.950
- 1.300 VA ke 5.500 VA: dari Rp4.069.800 menjadi Rp2.034.900
- 1.300 VA ke 7.700 VA: dari Rp6.201.600 menjadi Rp3.100.800
Dari 2.200 VA
- 2.200 VA ke 3.500 VA: dari Rp1.259.700 menjadi Rp629.850
- 2.200 VA ke 4.400 VA: dari Rp2.131.800 menjadi Rp1.065.900
- 2.200 VA ke 5.500 VA: dari Rp3.197.700 menjadi Rp1.598.850
- 2.200 VA ke 7.700 VA: dari Rp5.329.500 menjadi Rp2.664.750
Dari 3.500 VA
- 3.500 VA ke 4.400 VA: dari Rp872.100 menjadi Rp436.050
- 3.500 VA ke 5.500 VA: dari Rp1.938.000 menjadi Rp969.000
- 3.500 VA ke 7.700 VA: dari Rp4.069.800 menjadi Rp2.034.900
Dari 4.400 VA
- 4.400 VA ke 5.500 VA: dari Rp1.065.900 menjadi Rp532.950
- 4.400 VA ke 7.700 VA: dari Rp3.197.700 menjadi Rp1.598.850
Dari 5.500 VA
- 5.500 VA ke 7.700 VA: dari Rp2.131.800 menjadi Rp1.065.900
PLN Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik
Program potongan tambah daya ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan keringanan biaya kepada pelanggan. PLN juga mengaitkannya dengan upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Ketersediaan daya listrik yang memadai di rumah menjadi salah satu kebutuhan bagi pemilik kendaraan listrik, terutama bagi masyarakat yang ingin melakukan pengisian daya secara mandiri.
Dalam gelaran GIIAS 2026, PLN juga memperkenalkan berbagai dukungan terhadap perkembangan kendaraan listrik, mulai dari penguatan infrastruktur pengisian daya hingga layanan digital yang terintegrasi.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa penjualan kendaraan listrik pada semester I 2026 telah mencapai sekitar 117 ribu unit. Angka tersebut disebut meningkat 69,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin mendapat tempat di pasar otomotif Indonesia. Pertumbuhan itu juga diikuti dengan bertambahnya industri pendukung di dalam negeri.
Menurut Agus, saat ini terdapat 16 perusahaan perakitan kendaraan listrik yang didukung oleh 332 pemasok komponen dalam negeri. Sektor tersebut juga disebut telah menyerap sekitar 195 ribu tenaga kerja langsung.
Ada Layanan Home Charging
Selain promo tambah daya, PLN menyediakan Home Charging Services (HCS) bagi pelanggan yang membutuhkan fasilitas pengisian kendaraan listrik di rumah.
Layanan tersebut dirancang untuk membuat proses pemasangan fasilitas pengisian daya menjadi lebih praktis sehingga pemilik kendaraan listrik dapat melakukan pengisian dari rumah.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menilai pertumbuhan kendaraan listrik perlu dibarengi dengan kesiapan ekosistem, termasuk infrastruktur pengisian daya dan kemudahan layanan bagi masyarakat.
Dengan semakin berkembangnya penggunaan kendaraan listrik, kebutuhan terhadap pasokan listrik dan fasilitas pengisian yang memadai juga ikut meningkat.
Jangan Lupa Cek Ketentuan Promo
Bagi pelanggan yang tertarik memanfaatkan diskon tambah daya 50 persen, hal paling penting adalah memastikan seluruh ketentuan promo terpenuhi. Pelanggan juga perlu memperhatikan periode program karena penawaran tersebut memiliki batas waktu.
Untuk mengikuti promo, pelanggan dapat mendatangi booth PLN di Hall 8 GIIAS 2026, melakukan check-in melalui PLN Mobile, kemudian mengklaim e-voucher yang tersedia.
Jadi, kalau memang sedang punya rencana menaikkan kapasitas listrik sekaligus membutuhkan daya lebih besar untuk kendaraan listrik di rumah, promo ini bisa menjadi salah satu kesempatan yang patut diperhatikan sebelum periode program berakhir pada 9 Agustus 2026.








