Delapan Platform Digital Masuk Kategori Risiko Tinggi, Akun Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Pemerintah

Rakiana Dewi
Rate this post

Dunia digital Indonesia lagi rame nih, guys. Pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi ngumumin aturan baru yang bakal bikin beberapa aplikasi populer auto ngeblokir akun anak di bawah umur. Aturan ini bakal mulai jalan 28 Maret 2026.

Jadi ceritanya, pemerintah pengin bikin internet jadi tempat yang lebih aman buat generasi muda. Makanya keluar deh Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang PP TUNAS. Intinya: anak di bawah 16 tahun bakal dibatasi aksesnya ke platform yang dianggap berisiko tinggi.

Menurut Menteri Komdigi Meutya Hafid, langkah ini penting banget karena anak-anak sekarang gampang banget kena paparan hal negatif di internet. Mulai dari konten dewasa, cyberbullying, sampai penipuan online yang makin marak.

📱 Daftar 8 Aplikasi yang Bakal Blokir Akun Anak

Nah, ini dia aplikasi yang masuk kategori risiko tinggi dan bakal mulai ngeblokir akun anak di bawah 16 tahun di Indonesia:

  • TikTok
  • Facebook
  • Instagram
  • Threads
  • X
  • YouTube
  • Bigo Live
  • Roblox

Buat yang masih di bawah 16 tahun, akun di platform ini bakal dinonaktifkan atau dibatasi sesuai kebijakan baru.

⚠️ Kenapa Aplikasi Ini Dianggap Berisiko?

Komdigi nggak asal pilih. Penilaian risikonya berdasarkan beberapa faktor penting, misalnya:

  • Bisa chat atau kontak sama orang asing
  • Ada potensi muncul konten dewasa atau kekerasan
  • Risiko anak jadi target eksploitasi atau iklan
  • Ancaman kebocoran data pribadi
  • Bisa bikin kecanduan
  • Berpengaruh ke kesehatan mental
  • Bahkan bisa berdampak ke kesehatan fisik (misalnya karena terlalu lama main gadget)

Platform seperti TikTok atau Roblox memang seru buat hiburan dan kreativitas. Tapi algoritmanya kadang bisa ngebawa pengguna ke konten yang nggak cocok buat anak-anak.

🧠 Tapi Tenang, Anak Tetap Bisa Pakai Internet Kok

Walaupun ada pembatasan, bukan berarti anak-anak harus jauh dari teknologi. Internet masih penting banget buat belajar dan eksplorasi kreativitas.

Yang penting adalah cara pakainya harus aman dan terkontrol.

Beberapa tips biar anak tetap aman di dunia digital:

1️⃣ Gunakan Aplikasi Khusus Anak

Beberapa platform punya versi ramah anak, misalnya YouTube Kids yang kontennya sudah disaring.

Selain itu ada juga aplikasi belajar seperti:

  • Duolingo Kids
  • Khan Academy Kids

Aplikasi ini lebih fokus ke edukasi dan hiburan yang aman.

2️⃣ Aktifkan Parental Control

Fitur pengawasan orang tua bisa dipakai buat:

  • membatasi waktu main gadget
  • menyaring konten
  • memantau aktivitas online anak

Banyak smartphone dan aplikasi sekarang sudah punya fitur ini.

3️⃣ Orang Tua Harus Ikut Ngawasin

Pendampingan itu penting banget. Dengan begitu orang tua bisa:

  • tahu anak nonton apa
  • jelasin konten yang dilihat
  • ngarahin penggunaan teknologi jadi lebih positif

4️⃣ Pakai Akun Orang Tua Kalau Terpaksa

Kalau anak butuh akses untuk tugas sekolah, orang tua bisa:

  • buka kontennya dulu
  • kasih anak nonton dengan pengawasan
  • atau pakai akun orang tua sementara

5️⃣ Batasi Waktu Main Gadget

Main gadget terlalu lama bisa berdampak ke kesehatan fisik dan mental. Jadi anak tetap harus punya waktu untuk:

  • belajar
  • main di luar
  • bersosialisasi langsung

6️⃣ Ajarkan Literasi Digital

Anak juga perlu diajarin hal penting saat online, seperti:

  • jangan kasih data pribadi
  • hati-hati sama orang asing
  • nggak semua info di internet itu benar

Kalau sudah paham sejak kecil, mereka bakal jadi pengguna internet yang lebih bijak.

Mulai 28 Maret 2026, beberapa aplikasi populer bakal mulai ngeblokir akun anak di bawah 16 tahun demi keamanan digital. Meski awalnya mungkin bikin kaget, kebijakan ini diharapkan bisa bikin internet jadi tempat yang lebih aman buat generasi muda Indonesia.

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *