Lagi kepikiran pindah dari mobil bensin ke mobil listrik, sekarang mungkin jadi waktu yang pas buat mulai ngelirik. Soalnya, ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 benar-benar dipenuhi deretan mobil listrik dengan harga yang makin bersahabat. Bahkan, ada beberapa model yang dibanderol mulai Rp155 jutaan.
Pameran otomotif yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, hingga 9 Agustus 2026 ini menjadi panggung persaingan para produsen otomotif dalam menghadirkan kendaraan listrik untuk segmen entry-level. Pilihannya pun semakin beragam, mulai dari city car mungil hingga hatchback modern yang cocok dipakai aktivitas harian di perkotaan.
Wuling Aira EV Jadi Pendatang Baru yang Langsung Curi Perhatian
Salah satu bintang baru di GIIAS tahun ini adalah Wuling Aira EV. Mobil listrik mungil empat pintu ini resmi meluncur dengan dua pilihan varian.
Varian Standard Range dibekali kemampuan menempuh perjalanan hingga 205 kilometer (CLTC), sedangkan Long Range sanggup mencapai sekitar 301 kilometer (CLTC) dalam sekali pengisian daya.
Yang bikin banyak pengunjung melirik tentu harganya. Wuling membanderol Aira EV mulai Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range, menjadikannya salah satu mobil listrik termurah di pameran tahun ini.
VinFast VF3, SUV Mini Bergaya Boxy
Pabrikan asal Vietnam juga ikut meramaikan persaingan lewat VinFast VF3. Desainnya tampil unik dengan bodi boxy yang memberi kesan tangguh meski dimensinya kompak.
Mobil ini memiliki panjang sekitar 3,19 meter, lebar 1,67 meter, dan tinggi 1,65 meter, sehingga cukup lincah digunakan di jalan perkotaan maupun area parkir yang sempit.
Dalam kondisi baterai penuh, VF3 diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 215 kilometer (NEDC). Mobil ini juga sudah mendukung fast charging CCS2, sehingga pengisian baterai dari 10 persen ke 70 persen hanya sekitar 36 menit.
Untuk harga, VinFast menawarkan dua pilihan skema. Jika membeli beserta baterainya, harganya sekitar Rp230 juta. Namun melalui program langganan baterai, konsumen bisa membawa pulang VF3 mulai Rp156 juta.
BYD Atto 1 Jadi EV Termurah di Keluarga BYD
Tak mau kalah, BYD Indonesia menghadirkan Atto 1, hatchback listrik yang diposisikan sebagai model paling terjangkau dalam jajaran produknya.
Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 30,08 kWh, menghasilkan tenaga 55 kW dengan torsi 135 Nm, serta memiliki jarak tempuh hingga 300 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
Varian Standard dipasarkan dengan harga Rp199 juta, sementara Dynamic dijual sekitar Rp205 juta dan Premium mencapai Rp245 juta.
Dengan harga yang masih berada di kisaran Rp200 jutaan, Atto 1 menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan fitur lebih lengkap.
Changan Lumin Masih Jadi Alternatif Menarik
Nama lain yang ikut mencuri perhatian adalah Changan Lumin. City car listrik asal China ini tampil dengan desain mungil dan modern.
Dalam sekali pengisian daya, Lumin mampu menempuh perjalanan sekitar 300 kilometer (NEDC). Saat pertama kali diperkenalkan beberapa bulan lalu, mobil ini dijual di kisaran Rp170 jutaan.
Kini harganya naik menjadi sekitar Rp222 juta. Meski sudah melewati angka Rp200 juta, selisihnya masih tergolong tipis sehingga tetap masuk radar konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga terjangkau.
Persaingan EV Murah Diprediksi Semakin Panas
Selain empat model tersebut, masih ada sejumlah mobil listrik lain yang tampil di GIIAS 2026 seperti Geely EX2 Pro dan Chery Q. Namun keduanya sudah dibanderol mulai sekitar Rp239,9 juta, sehingga masuk ke segmen harga yang lebih tinggi.
Melihat banyaknya pilihan baru, persaingan mobil listrik entry-level diperkirakan bakal semakin sengit. Produsen berlomba menawarkan harga kompetitif, fitur modern, efisiensi biaya operasional, hingga teknologi baterai yang semakin canggih.
Bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan bebas emisi tanpa harus mengeluarkan dana besar, GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa pilihan mobil listrik kini semakin beragam dan makin mudah dijangkau.
Jadi, kalau selama ini kamu mengira mobil listrik selalu identik dengan harga mahal, tren di GIIAS 2026 justru menunjukkan sebaliknya. Dengan banderol mulai Rp155 jutaan, konsumen kini punya lebih banyak opsi untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan yang cocok dipakai sehari-hari. Persaingan yang makin ketat juga diprediksi bakal menghadirkan inovasi dan harga yang semakin kompetitif di pasar otomotif Indonesia ke depannya.








