Kurs Rupiah Sentuh Rekor Terendah Rp17.400 per Dolar AS, Pemerintah Bahas Stabilitas Ekonomi Bersama Lembaga Terkait

bank, Dolar, ekonomi, inflasi, keuangan, KSSK, Kurs, Pasar, prabowo, Rupiah
Rate this post

Indonesia lagi panas—bukan cuma cuacanya, tapi juga kondisi rupiah yang makin kepepet. Nilai tukar tembus level yang bikin banyak pihak was-was, sampai akhirnya Prabowo Subianto langsung turun tangan.

Presiden memanggil sejumlah tokoh penting ekonomi ke Istana Negara, termasuk jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan juga mantan Menteri Keuangan zaman Soeharto, yaitu Fuad Bawazier. Bisa dibilang, ini bukan rapat biasa—ini level “tim inti” buat bahas kondisi ekonomi yang lagi genting.

Read More

Dari pantauan di lokasi, beberapa pejabat sudah datang lebih dulu. Ada Wakil Ketua LPS Farid Azhar Nasution, lalu disusul Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Hasan Fauzi, Anggito Abimanyu, Wakil Menkeu Suahasil Nazara, hingga Gubernur BI Perry Warjiyo.

Nggak cuma itu, beberapa menteri juga ikut merapat. Ada Andi Amran Sulaiman, Rosan Roeslani, Zulkifli Hasan, sampai Bahlil Lahadalia.

Tapi ya… seperti biasa, soal isi rapat masih super misterius. Para pejabat kompak irit bicara.

“Nanti saja habis rapat,” kata Suahasil.

Hal serupa juga datang dari Airlangga Hartarto yang memilih no comment dulu soal apakah rupiah bakal jadi topik utama.

“Nanti ada beberapa yang dibahas tadi sudah kita bahas,” kata Airlangga.
“Nanti aja,” katanya.

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa yang datang belakangan sedikit kasih gambaran. Intinya, dia tetap optimis sama fondasi ekonomi Indonesia.

“Dengan pondasi ekonomi yang bagus gak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar, tapi itu bukan kerjaan saya kerjaan nanti bank sentral yang menjelaskan gimana cara memperbaikinya,” papar Purbaya.

📉 Rupiah Lagi Nggak Baik-Baik Aja

Kenapa sih sampai segitunya?

Jadi gini—rupiah lagi kena tekanan berat. Bahkan pada perdagangan terbaru, nilainya ditutup di level Rp17.410 per dolar AS. Ini bukan angka biasa—ini rekor terlemah sepanjang sejarah.

Dalam sehari, pergerakannya juga cukup liar, sempat di kisaran Rp17.380 sampai Rp17.445. Dan yang bikin makin khawatir, tren pelemahan ini udah jalan 5 hari berturut-turut.

Salah satu pemicunya adalah rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026 yang ternyata memberi tekanan tambahan ke pasar.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) juga lagi menguat tipis ke level 98,446. Artinya, dolar memang lagi perkasa secara global—dan ini ikut bikin mata uang lain, termasuk rupiah, makin tertekan.

Kalau rupiah melemah terus, dampaknya bisa kemana-mana:

  • Harga barang impor naik (termasuk BBM & bahan baku)
  • Inflasi bisa terdorong naik
  • Dunia usaha jadi lebih hati-hati
  • Beban utang luar negeri meningkat

Makanya, langkah cepat dari pemerintah ini penting banget buat jaga stabilitas ekonomi.

Sekarang tinggal ditunggu aja: habis rapat, bakal ada gebrakan apa? 👀

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *