Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, perhatian masyarakat kembali tertuju pada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Kehadiran para pelajar terbaik dari seluruh Indonesia ini selalu menjadi bagian yang paling dinanti dalam upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di tingkat nasional maupun daerah.
Di balik penampilan yang disiplin dan penuh wibawa, banyak masyarakat yang penasaran mengenai honor atau gaji yang diterima anggota Paskibraka. Selain menjalankan tugas yang sarat tanggung jawab, mereka juga mendapatkan sejumlah bentuk apresiasi dari pemerintah maupun pihak lain sebagai penghargaan atas dedikasinya.
Paskibraka Memiliki Peran Penting dalam Upacara Kemerdekaan
Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Mereka merupakan siswa-siswi pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat, pelatihan fisik, mental, hingga pembentukan karakter sebelum dipercaya mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Susunan Paskibraka sendiri memiliki makna historis yang diambil dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945. Formasi tersebut terdiri dari:
- Pasukan 17 sebagai pasukan pengiring.
- Pasukan 8 yang bertugas sebagai pasukan inti pembawa dan pengibar bendera.
- Pasukan 45 sebagai pasukan pengawal.
Ketiga formasi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap momen bersejarah lahirnya bangsa Indonesia.
Besaran Gaji Paskibraka Berbeda di Setiap Tingkatan
Selain memperoleh pengalaman berharga, anggota Paskibraka juga menerima honor dari pemerintah. Nominal yang diterima tidak sama karena disesuaikan dengan tingkat penugasan serta kebijakan masing-masing pemerintah daerah.
Secara umum, anggota Paskibraka tingkat kabupaten/kota maupun provinsi memperoleh honor sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta per orang.
Sementara itu, anggota Paskibraka tingkat nasional diperkirakan menerima honor yang lebih besar, yakni berkisar antara Rp3 juta hingga Rp10 juta selama menjalankan tugas kenegaraan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai besaran honor maupun bonus yang akan diterima anggota Paskibraka Nasional pada tahun 2026.
Tak Hanya Honor, Ada Sertifikat dan Kesempatan Beasiswa
Apresiasi kepada anggota Paskibraka tidak hanya berupa uang saku atau honor. Mereka juga memperoleh sertifikat resmi yang dapat menjadi nilai tambah dalam dunia pendidikan maupun karier di masa mendatang.
Di samping itu, sejumlah instansi dan perusahaan juga pernah memberikan program beasiswa sebagai bentuk penghargaan kepada para anggota Paskibraka.
Salah satu contohnya terjadi pada tahun 2022 ketika PT Pegadaian menyerahkan beasiswa dalam bentuk Tabungan Emas dengan total nilai mencapai Rp248 juta kepada Tim Paskibraka Nasional.
Dalam program tersebut, setiap anggota Paskibraka menerima Tabungan Emas senilai Rp3 juta, sedangkan para pelatih memperoleh beasiswa senilai Rp1 juta.
Bonus Apresiasi Pernah Mencapai Rp150 Juta
Selain pemerintah pusat, pemerintah daerah juga beberapa kali memberikan penghargaan tambahan kepada anggota Paskibraka.
Pada peringatan HUT RI tahun 2025, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan bonus apresiasi sebesar Rp150 juta kepada seluruh anggota Paskibraka setelah berhasil melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan baik.
Pemberian bonus tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras, kedisiplinan, serta dedikasi para anggota selama menjalani proses seleksi hingga sukses menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.
Bagi para pelajar, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan yang tidak dapat diukur hanya dari besaran honor yang diterima. Kesempatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan menjadi pengalaman berharga yang membentuk jiwa kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme.
Karena itu, meski terdapat honor, bonus, maupun peluang beasiswa, kebanggaan mengenakan seragam Paskibraka dan mengemban amanah pada momen bersejarah bangsa tetap menjadi penghargaan terbesar bagi setiap anggotanya.








