Program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali hadir di tahun 2026 dan langsung jadi incaran warga. Gimana enggak, fasilitas pulang kampung gratis yang difasilitasi lewat Dinas Perhubungan DKI ini akhirnya berhasil menjaring puluhan ribu pemudik yang siap berangkat buat merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Tahun ini jumlah pesertanya bahkan tembus 30.774 orang setelah melalui proses verifikasi data. Para pemudik tersebut rencananya bakal diberangkatkan menggunakan bus menuju 20 kota dan kabupaten tujuan di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini memang dibuat khusus buat warga Jakarta yang ingin pulang kampung tanpa harus pusing memikirkan biaya transportasi. Selain menyediakan kursi bus untuk penumpang, Pemprov DKI juga memfasilitasi pengiriman sepeda motor agar para pemudik tetap punya kendaraan saat sudah sampai di kampung halaman.
Pendaftaran Online, Kuota Langsung Ludes
Pendaftaran mudik gratis ini dibuka secara online melalui situs resmi mudikgratis.jakarta.go.id sejak 22 Februari 2026. Sistemnya sederhana: siapa cepat dia dapat. Begitu kuota terpenuhi, pendaftaran langsung ditutup otomatis.
Tingginya minat masyarakat membuat kuota cepat habis. Bahkan setelah dilakukan pengecekan ulang data peserta, jumlah pemudik yang lolos verifikasi justru meningkat dari angka pendaftar awal.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa jumlah pemudik yang lolos verifikasi akhirnya mencapai lebih dari tiga puluh ribu orang.
“Untuk mudik, sebagaimana disampaikan Pak Gubernur, bahwa dari 26.282 pendaftar, itu meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus. Oleh sebab itu, yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi,” ujar Syafrin saat konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Artinya, warga yang sudah dinyatakan lolos verifikasi dipastikan langsung masuk daftar keberangkatan, tanpa ada pengumuman tambahan lagi.
Berangkat 17 Maret dari Monas
Rencananya, rombongan pemudik gratis ini bakal mulai diberangkatkan pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas). Lokasi ini dipilih karena cukup luas untuk menampung banyak bus sekaligus serta memudahkan proses pengaturan keberangkatan.
Biasanya, keberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai kota tujuan agar perjalanan lebih tertib dan terkoordinasi. Dinas Perhubungan juga menyiapkan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum berangkat demi memastikan perjalanan aman dan nyaman.
Jakarta Tetap Ramai Meski Banyak yang Mudik
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyiapkan program lain selama Ramadan agar Jakarta tetap hidup meski banyak warganya pulang kampung.
Program tersebut diberi nama “Mudik ke Jakarta” dengan tagline “Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang.”
Menurut Pramono, pemerintah daerah sudah memperkirakan bahwa arus mudik dari Jakarta ke daerah akan tetap tinggi setiap tahun. Karena itu, Pemprov menyiapkan berbagai kegiatan supaya aktivitas ekonomi di Jakarta tetap berjalan.
“Kenapa itu kami lakukan? Karena kami meyakini pasti mudik tetap terjadi dan jumlahnya pasti banyak. Kami juga sudah mempersiapkan bagi siapa pun yang mudik, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan fasilitas yang semaksimal mungkin, apakah itu transportasi bus, pengecekan bus, dan sebagainya,” kata Pramono.
Diskon Belanja Sampai 80 Persen
Menariknya, selama Ramadan sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta juga ikut meramaikan program tersebut dengan memberikan potongan harga besar-besaran.
Diskon yang ditawarkan bahkan bisa mencapai 80 persen dan berlangsung dari 4 Maret sampai 31 Maret 2026. Program ini diharapkan bisa menarik warga yang tidak mudik untuk tetap beraktivitas dan berbelanja di Jakarta.
“Beberapa pusat perbelanjaan akan ada yang memberikan diskon sampai dengan 80 persen. Jadi ada diskon 80 persen, 70 persen, ada Ramadan Sale dan sebagainya yang dimulai dari tanggal 4 Maret sampai dengan tanggal 31 Maret,” ujarnya.
Ada Festival Bedug sampai Car Free Night
Selain belanja murah, Pemprov DKI juga menyiapkan berbagai acara hiburan bernuansa Ramadan.
Beberapa agenda yang sudah dijadwalkan antara lain Hijab Fashion Show di Tanah Abang pada 12 Maret, lalu Festival Bedug dan Pawai Obor pada malam 19 Maret.
Pada malam festival tersebut, Pemprov juga bakal mengadakan Car Free Night mulai pukul 22.00 WIB. Kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di area kegiatan, tapi layanan TransJakarta tetap beroperasi agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan mudah.
“Mulainya jam 10 malam sampai dengan malam takbiran dan sebagainya,” kata dia.
Dengan berbagai program tersebut, Pemprov DKI berharap dua hal bisa berjalan bersamaan: warga yang ingin pulang kampung tetap terbantu lewat mudik gratis, sementara Jakarta juga tetap ramai dengan kegiatan Ramadan yang seru.
