Masyarakat yang sedang menunggu pencairan bantuan sosial pada Agustus 2026, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan selain jadwal penyaluran, yaitu status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Data tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan kelompok masyarakat yang dianggap paling membutuhkan bantuan. Karena itu, posisi desil bisa berpengaruh terhadap peluang seseorang masuk sasaran berbagai program bansos, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BLT Kesra Rp900.000, maupun bantuan beras 10 kilogram.
Lantas, desil berapa yang menjadi kelompok prioritas?
Desil 1-4 Jadi Kelompok yang Diprioritaskan
Secara umum, masyarakat yang berada di Desil 1 sampai Desil 4 termasuk kelompok yang mendapatkan perhatian lebih besar dalam penyaluran bansos.
Angka desil menggambarkan posisi tingkat kesejahteraan ekonomi sebuah keluarga berdasarkan data sosial-ekonomi yang digunakan pemerintah. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan yang tercatat.
Namun, perlu dipahami bahwa masuk Desil 1-4 bukan berarti bantuan otomatis cair. Setiap program mempunyai persyaratan, sasaran, kuota, serta mekanisme penyaluran yang dapat berbeda.
Berikut gambaran kelompok desil yang perlu diketahui masyarakat.
1. Desil 1
Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan ekonomi paling rendah. Kategori ini mencakup keluarga yang berada dalam kondisi sangat miskin dan menjadi salah satu kelompok yang paling diprioritaskan dalam berbagai program perlindungan sosial.
Karena tingkat kebutuhannya tinggi, masyarakat pada Desil 1 memiliki peluang besar menjadi sasaran program seperti PKH dan BPNT selama memenuhi ketentuan program.
2. Desil 2
Selanjutnya ada Desil 2 yang juga termasuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan membutuhkan dukungan sosial.
Kelompok ini masih berada dalam jajaran prioritas sehingga dapat menjadi sasaran sejumlah program bansos pemerintah sesuai dengan kriteria dan kuota yang berlaku.
3. Desil 3
Desil 3 menggambarkan keluarga yang masih tergolong rentan secara ekonomi. Meskipun posisinya berada di atas Desil 1 dan 2, kelompok ini tetap dapat masuk sasaran sejumlah bantuan.
Pada program tertentu, termasuk bantuan pangan, masyarakat dalam Desil 3 masih memiliki peluang untuk memperoleh bantuan apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
4. Desil 4
Desil 4 berada pada kelompok batas atas penerima prioritas masyarakat kurang mampu. Keluarga yang berada di kategori ini masih berpotensi mendapatkan bansos.
Meski begitu, penerimaannya tidak dapat dianggap otomatis karena tetap bergantung pada jenis bantuan, kriteria penerima, kuota, serta kebijakan pemerintah yang berlaku.
Bagaimana dengan Desil 5 sampai 10?
Masyarakat yang berada di atas Desil 4 bukan berarti tidak pernah bisa menerima bantuan dalam kondisi apa pun. Namun, secara umum, kelompok tersebut tidak berada dalam prioritas utama sejumlah program bansos reguler.
Desil 5
Desil 5 menggambarkan kelompok masyarakat yang berada pada kategori menengah bawah. Peluang masuk sasaran bansos utama biasanya lebih terbatas dibandingkan Desil 1-4.
Desil 6
Desil 6 termasuk kelompok dengan tingkat kesejahteraan ekonomi menengah. Pada umumnya, kelompok ini tidak menjadi sasaran utama program bansos reguler.
Desil 7
Masyarakat dalam Desil 7 berada pada kelompok ekonomi menengah dengan kondisi yang relatif lebih stabil. Karena itu, peluang menjadi penerima bantuan sosial prioritas semakin kecil.
Desil 8
Desil 8 menunjukkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi dibandingkan desil sebelumnya. Umumnya, kategori ini tidak menjadi sasaran utama bantuan sosial.
Desil 9
Desil 9 termasuk kelompok masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu. Posisi ini membuat peluang menerima bansos reguler menjadi sangat terbatas.
Desil 10
Sementara itu, Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan ekonomi paling tinggi dalam pemeringkatan desil. Kategori ini pada umumnya berada di luar sasaran utama penyaluran bansos.
Jangan Salah Paham soal Status Desil
Hal yang juga penting diperhatikan adalah desil bukan satu-satunya penentu pencairan bantuan. Pemerintah dapat menetapkan persyaratan berbeda untuk setiap program.
Artinya, seseorang yang berada di Desil 1-4 tetap perlu memenuhi kriteria program bantuan yang dituju. Sebaliknya, perubahan kondisi sosial dan ekonomi keluarga juga dapat memengaruhi posisi data yang digunakan pemerintah.
Masyarakat dapat mengecek informasi mengenai status desil dan kepesertaan bansos melalui kanal resmi pemerintah, termasuk layanan Cek Bansos Kemensos di laman cekbansos.kemensos.go.id.
Jadi, untuk penyaluran bansos pada Agustus 2026, Desil 1-4 merupakan kelompok yang secara umum mendapat prioritas lebih tinggi, sedangkan Desil 5-10 memiliki peluang yang semakin terbatas untuk masuk sasaran bantuan reguler.
Meski begitu, jangan langsung menyimpulkan bahwa berada di Desil tertentu berarti bantuan pasti cair. Status penerima tetap mengikuti kriteria masing-masing program, pemutakhiran data, kuota, dan keputusan pemerintah.
Karena itu, masyarakat yang sedang menantikan PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000, atau bantuan beras 10 kilogram sebaiknya mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi dan memastikan data keluarga yang tercatat sudah sesuai. Dengan begitu, informasi yang diterima tidak hanya berdasarkan kabar yang beredar di media sosial.






