Merintis usaha online atau pengin jualan makin serius lewat WhatsApp, ada satu hal penting yang jangan sampai dilewatkan, yaitu mengisi Business Profile atau Profil Bisnis di WhatsApp Business. Meski kelihatannya sederhana, bagian ini bisa membantu calon pelanggan mengenal usaha lo sebelum memutuskan buat bertanya, memesan produk, atau melakukan transaksi.
Lewat profil bisnis yang informatif dan tertata, pelanggan bisa mengetahui apa yang lo jual, kapan toko beroperasi, sampai bagaimana cara menghubungi penjual. Jadi, bukan cuma soal punya nomor WhatsApp khusus jualan, tetapi juga membangun kesan profesional sejak awal.
Lantas, Business Profile di WA Bisnis sebaiknya diisi apa saja? Bagaimana contoh deskripsi yang cocok untuk berbagai jenis usaha? Simak panduan lengkapnya berikut ini!
Apa Itu Business Profile di WhatsApp Business?
Business Profile merupakan fitur profil usaha di aplikasi WhatsApp Business yang memungkinkan pemilik bisnis menampilkan informasi penting mengenai usahanya kepada pelanggan.
Berbeda dari profil WhatsApp pribadi, profil bisnis dirancang untuk mendukung komunikasi antara penjual dan calon pembeli. Informasi yang bisa ditambahkan meliputi nama usaha, kategori bisnis, deskripsi, alamat, jam operasional, email, dan situs web jika tersedia.
Dengan informasi tersebut, calon pelanggan bisa mendapatkan gambaran awal tentang bisnis lo tanpa harus menanyakan semuanya lewat chat.
Misalnya, lo punya bisnis makanan rumahan. Dengan mencantumkan jenis makanan, wilayah pengiriman, serta jam pelayanan, pelanggan bisa langsung memahami layanan yang ditawarkan dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan.
Namun, perlu diingat bahwa profil bisnis yang lengkap bukan jaminan penjualan langsung meningkat. Fitur ini lebih berperan sebagai sarana informasi dan membantu membangun kepercayaan pelanggan.
Business Profile WA Bisnis Diisi Apa Saja?
Supaya profil usaha terlihat lebih meyakinkan, ada beberapa bagian yang sebaiknya lo isi sesuai kondisi bisnis yang sebenarnya.
1. Nama bisnis
Gunakan nama toko, merek, atau usaha yang mudah dikenali. Sebaiknya pilih nama yang konsisten dengan identitas bisnis di media sosial, katalog, maupun kemasan produk.
Contohnya, Dapur Nisa, Kirana Fashion, atau Berkah Elektronik.
Hindari menggunakan nama yang membingungkan atau terlalu banyak tambahan kata promosi. Nama yang sederhana akan lebih mudah diingat pelanggan.
2. Kategori bisnis
Pilih kategori yang paling sesuai dengan kegiatan usaha lo. Misalnya, makanan dan minuman, pakaian, kecantikan, pendidikan, jasa profesional, atau kategori lain yang tersedia di aplikasi.
Kategori ini membantu pelanggan memahami bidang usaha yang dijalankan.
3. Deskripsi bisnis
Nah, bagian ini sering bikin bingung, terutama buat pemilik usaha yang baru mulai jualan.
Deskripsi bisnis sebaiknya menjelaskan tiga hal utama: usaha lo bergerak di bidang apa, produk atau jasa apa yang ditawarkan, dan informasi penting apa yang perlu diketahui pelanggan.
Kalau memungkinkan, tambahkan keunggulan usaha atau wilayah pelayanan. Gunakan kalimat singkat, jelas, dan mudah dipahami.
Contohnya:
“Menjual aneka pakaian wanita, hijab, dan aksesori dengan pilihan model kekinian. Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. Hubungi kami untuk informasi produk dan pemesanan.”
Deskripsi tersebut langsung menjelaskan jenis produk, jangkauan layanan, dan cara menghubungi penjual.
4. Jam operasional
Isi jam pelayanan sesuai jadwal bisnis lo. Informasi ini membantu pelanggan mengetahui kapan mereka bisa menghubungi toko dan memperkirakan waktu respons.
Kalau usaha hanya beroperasi pada hari kerja, cantumkan jadwal tersebut dengan jelas. Jika pelayanan dilakukan berdasarkan janji temu, sesuaikan dengan pilihan yang tersedia di aplikasi.
Jangan mencantumkan status buka 24 jam apabila bisnis sebenarnya memiliki jam operasional terbatas.
5. Alamat usaha
Kalau memiliki toko fisik, kantor, atau tempat pelayanan, lo bisa mencantumkan alamat yang sesuai.
Untuk usaha rumahan atau bisnis online tanpa toko yang menerima kunjungan, pertimbangkan apakah alamat rumah perlu ditampilkan kepada publik. Utamakan keamanan dan privasi, lalu gunakan informasi wilayah pelayanan jika fitur yang tersedia mendukungnya.
6. Email dan situs web
Email bisnis bisa menjadi jalur komunikasi tambahan untuk pertanyaan resmi atau kerja sama. Sementara itu, situs web dapat digunakan untuk menampilkan informasi produk, layanan, maupun ketentuan pemesanan secara lebih lengkap.
Kalau belum memiliki situs web atau email khusus bisnis, bagian tersebut dapat dibiarkan kosong apabila tidak wajib diisi.
Contoh Deskripsi WhatsApp Business untuk Berbagai Jenis Usaha
Masih bingung menyusun kalimat yang cocok untuk profil toko? Berikut beberapa contoh yang bisa lo adaptasi sesuai produk, layanan, dan karakter bisnis masing-masing.
1. Contoh deskripsi untuk toko online
“Belanja fashion wanita, tas, dan aksesori dengan beragam pilihan model. Melayani pemesanan online dan pengiriman ke seluruh Indonesia. Hubungi kami untuk informasi stok dan cara pemesanan.”
2. Contoh deskripsi untuk bisnis kuliner
“Menyediakan aneka makanan rumahan, nasi kotak, dan paket katering untuk keluarga maupun acara kantor. Pemesanan dilakukan melalui WhatsApp. Jadwal dan wilayah pengiriman dapat dikonfirmasi sebelum memesan.”
3. Contoh deskripsi untuk usaha kue dan dessert
“Homemade cake, dessert box, dan aneka camilan manis untuk menemani momen spesial lo. Tersedia pilihan menu sesuai katalog. Pesanan khusus sebaiknya dilakukan lebih awal.”
4. Contoh deskripsi untuk toko kosmetik
“Menyediakan produk perawatan kulit dan kecantikan dari berbagai merek. Informasi harga, stok, dan cara penggunaan dapat ditanyakan melalui WhatsApp. Silakan hubungi kami sebelum melakukan pemesanan.”
5. Contoh deskripsi untuk toko elektronik
“Menjual aksesori ponsel, kabel data, charger, dan berbagai perlengkapan elektronik. Tersedia pilihan produk sesuai stok. Hubungi kami untuk mengecek harga, kompatibilitas, dan opsi pengiriman.”
6. Contoh deskripsi untuk jasa desain grafis
“Melayani desain logo, poster, konten media sosial, dan kebutuhan visual untuk bisnis maupun personal. Konsultasi proyek dan estimasi biaya tersedia melalui WhatsApp.”
7. Contoh deskripsi untuk jasa penulisan artikel
“Melayani penulisan artikel, penyuntingan naskah, dan pembuatan konten digital untuk berbagai kebutuhan. Kirimkan detail pekerjaan melalui WhatsApp untuk konsultasi dan estimasi biaya.”
8. Contoh deskripsi untuk laundry
“Melayani jasa cuci dan setrika pakaian dengan pilihan layanan sesuai kebutuhan. Informasi tarif, estimasi pengerjaan, dan ketersediaan antar-jemput dapat ditanyakan melalui WhatsApp.”
9. Contoh deskripsi untuk toko perlengkapan bayi
“Menyediakan perlengkapan bayi dan kebutuhan anak, mulai dari pakaian hingga aksesori pilihan. Hubungi kami untuk informasi ukuran, ketersediaan produk, dan pengiriman.”
10. Contoh deskripsi untuk reseller atau dropshipper
“Menyediakan berbagai produk pilihan untuk kebutuhan sehari-hari. Melayani pemesanan online dengan informasi stok, harga, dan pengiriman yang dapat dikonfirmasi melalui WhatsApp.”
11. Contoh deskripsi untuk jasa les privat
“Melayani bimbingan belajar untuk siswa sesuai mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang tersedia. Informasi jadwal, metode belajar, dan biaya dapat dikonsultasikan melalui WhatsApp.”
12. Contoh deskripsi untuk bisnis tanaman hias
“Menyediakan tanaman hias, media tanam, dan perlengkapan berkebun untuk mempercantik rumah. Hubungi kami untuk informasi jenis tanaman, ukuran, harga, dan pengiriman.”
Semua contoh tersebut bisa diubah sesuai kebutuhan. Pastikan informasi mengenai produk, wilayah layanan, jam operasional, dan fasilitas yang ditawarkan memang sesuai dengan kondisi usaha lo.
Cara Mengisi Business Profile di WhatsApp Business
Setelah menentukan informasi yang akan ditampilkan, sekarang waktunya mengisi profil bisnis. Langkah umumnya cukup mudah.
Langkah 1: Buka aplikasi WhatsApp Business.
Pastikan lo menggunakan aplikasi WhatsApp Business, bukan sekadar WhatsApp Messenger biasa.
Langkah 2: Masuk ke pengaturan bisnis atau profil.
Pada Android, cari menu titik tiga di halaman utama, kemudian buka pengaturan dan bagian profil bisnis. Pada iPhone, akses pengaturan atau menu alat bisnis sesuai tampilan aplikasi yang digunakan.
Nama dan posisi menu bisa berbeda karena pembaruan aplikasi.
Langkah 3: Pilih bagian profil bisnis.
Buka menu profil untuk melihat informasi usaha yang bisa ditambahkan atau diedit.
Langkah 4: Isi identitas usaha.
Masukkan nama bisnis, kategori, dan deskripsi yang sudah disiapkan. Pastikan penulisannya rapi serta tidak mengandung informasi yang menyesatkan.
Langkah 5: Tambahkan informasi pendukung.
Isi jam operasional, alamat usaha, email, dan situs web apabila tersedia dan memang ingin ditampilkan.
Langkah 6: Periksa kembali seluruh informasi.
Pastikan tidak ada kesalahan penulisan nama, alamat, jam pelayanan, atau kontak. Periksa juga apakah deskripsi sudah menjelaskan usaha secara singkat dan mudah dipahami.
Langkah 7: Simpan perubahan.
Ikuti petunjuk penyimpanan yang muncul pada aplikasi. Setelah selesai, buka kembali profil untuk memastikan informasi telah diperbarui.
Tips Membuat Deskripsi WA Bisnis yang Menarik dan Profesional
Supaya profil usaha tidak sekadar terisi, ada beberapa hal yang bisa lo perhatikan.
Pertama, gunakan kalimat yang langsung menjelaskan produk atau jasa. Calon pelanggan sebaiknya tidak perlu menebak-nebak bisnis apa yang lo jalankan.
Kedua, tonjolkan keunggulan yang benar-benar dimiliki. Kalau menyediakan produk buatan sendiri, menerima pesanan khusus, atau melayani wilayah tertentu, informasi tersebut bisa dicantumkan selama memang akurat.
Ketiga, gunakan bahasa yang sesuai dengan target pasar. Bisnis anak muda boleh memakai gaya yang santai, sedangkan jasa profesional bisa menggunakan bahasa yang lebih formal.
Keempat, hindari klaim berlebihan seperti “paling murah se-Indonesia” atau “dijamin nomor satu” jika tidak memiliki dasar yang jelas. Informasi yang realistis justru lebih membantu membangun kepercayaan.
Kelima, jangan memenuhi deskripsi dengan terlalu banyak emoji, huruf kapital, atau kata promosi. Buat informasi mudah dibaca dan prioritaskan hal yang paling dibutuhkan pelanggan.
Terakhir, perbarui profil jika ada perubahan harga informasi layanan, jam buka, atau alamat. Profil yang akurat akan membantu mengurangi pertanyaan berulang dan memudahkan pelanggan memperoleh informasi yang mereka perlukan.
Maksimalkan Profil dengan Fitur Katalog WhatsApp Business
Selain Business Profile, WhatsApp Business juga menyediakan fitur katalog untuk membantu bisnis menampilkan produk atau layanan langsung di aplikasi.
Melalui katalog, pelanggan dapat melihat foto produk, nama, harga, deskripsi, dan informasi tambahan yang tersedia sesuai fitur akun. Pemilik usaha pun tidak harus mengirim foto satu per satu setiap kali ada calon pembeli yang bertanya.
Misalnya, penjual makanan dapat menampilkan daftar menu dan harga, sedangkan toko pakaian bisa mengelompokkan produk berdasarkan jenis atau koleksi.
Untuk menggunakannya, buka bagian alat bisnis, lalu pilih katalog. Tambahkan produk atau layanan dengan informasi yang akurat dan foto yang jelas. Setelah itu, periksa kembali detailnya sebelum ditampilkan kepada pelanggan.
Perlu diketahui, ketersediaan dan tampilan sejumlah fitur dapat berbeda bergantung pada versi aplikasi, perangkat, maupun pembaruan yang diterima akun.
Business Profile di WhatsApp Business sebaiknya diisi dengan informasi yang benar-benar membantu pelanggan mengenali usaha lo. Mulai dari nama bisnis, kategori, deskripsi, jam operasional, hingga alamat dan kontak pendukung, semuanya punya peran dalam memberikan gambaran yang jelas tentang bisnis.
Kalau masih bingung menulis deskripsi, gunakan rumus sederhana: jenis usaha + produk atau jasa utama + keunggulan yang relevan + informasi pemesanan. Setelah itu, sesuaikan kalimatnya dengan karakter merek dan kebutuhan pelanggan.
Ingat, profil bisnis yang rapi bukan cuma membuat akun terlihat lebih profesional. Informasi yang jelas juga bisa membantu calon pembeli mengambil keputusan dengan lebih mudah. Jadi, sebelum sibuk mempromosikan produk ke mana-mana, pastikan profil WhatsApp Business lo sudah siap menyambut calon pelanggan dengan informasi yang lengkap, akurat, dan meyakinkan.








