Sob, Imlek tuh bukan cuma soal angpao dan makan enak doang. Ada vibe hangat kumpul keluarga, rumah kinclong, lampion merah di mana-mana, plus doa biar tahun baru makin cuan dan sehat selalu. Tapi nih ya, di balik serunya perayaan, ada juga beberapa “kode keras” alias pantangan yang masih dipercaya biar hoki nggak minggat.
Percaya nggak percaya, ini bagian dari tradisi yang udah turun-temurun. Jadi, kalau lo pengen tahun baru makin lancar jaya, cek dulu 11 pantangan Imlek berikut. Jangan sampai zonk gara-gara hal sepele, ya!
1. Simpan Dulu Gunting & Benda Tajam
Imlek bukan waktunya main potong-potongan. Gunting, pisau, jarum—sementara parkir dulu. Katanya sih, benda tajam bisa “motong” rezeki dan keberuntungan lo.
Makanya jangan heran kalau banyak salon tutup pas Imlek. Potong rambut di hari pertama? Duh, katanya bisa ikut “kepotong” hoki-nya.
2. Jangan Sampai Pecahin Piring
Kalau lagi ambil mangkok terus jatuh… auto deg-degan. Pecahnya keramik atau kaca dipercaya bawa sial.
Kalau kejadian, biasanya orang langsung bungkus pecahannya pakai kertas merah sambil doa-doa dikit biar tetap aman dan damai sepanjang tahun. Intinya, jangan panik tapi juga jangan disepelein.
3. Stop Dulu Sapu-Sapu & Bersih-Bersih
Nah ini sering kejadian. Rumah udah rapi, eh tiba-tiba pengen nyapu lagi. Tahan, sob!
Di hari pertama Imlek, nyapu atau buang sampah dipercaya kayak “nyapu rezeki” keluar rumah. Kalau kepepet banget harus bersih-bersih, sapunya dari luar ke dalam, terus buangnya nanti aja setelah hari kelima.
4. Mulut Dijaga, Jangan Ngomong Negatif
Imlek tuh momen positif vibes only. Kata-kata kayak “sakit”, “miskin”, “mati”, dan sejenisnya mending skip dulu.
Katanya, apa yang lo omongin di awal tahun bisa kebawa setahun penuh. Jadi mending banyakin doa bagus, pujian, sama harapan manis.
5. Jangan Langsung Main ke Rumah Orang Tua Istri
Ini khusus yang udah nikah ya, sob. Secara tradisi, hari pertama Imlek biasanya dirayain di rumah keluarga suami.
Kalau langsung ke rumah orang tua istri di hari pertama, katanya bisa bawa kurang hoki buat keluarga. Biasanya baru boleh main ke sana di hari kedua.
6. Jangan Nagih Utang Dulu
Imlek itu waktunya damai dan bahagia. Nagih utang? Duh, bisa bikin suasana rusak.
Selain nggak enak, katanya nagih atau minjem duit pas Imlek bisa bikin keuangan lo seret sepanjang tahun. Jadi santai dulu, urusan duit lanjut setelah lewat beberapa hari.
7. No Drama, No Berantem
Awal tahun kok ribut? Nggak banget.
Usahain jangan berantem atau bikin orang nangis. Dulu bahkan kalau ada tetangga ribut, yang lain bakal bantu damaikan biar tahun barunya mulus. Intinya, jaga emosi, jangan kebawa panas.
8. Kalau Bisa, Jangan Minum Obat
Ada kepercayaan kalau minum obat di hari pertama Imlek bisa bikin lo “langganan sakit” setahun penuh.
Tapi inget ya, ini cuma tradisi. Kalau lo lagi sakit serius atau punya penyakit tertentu, kesehatan tetap nomor satu. Jangan maksain cuma karena pantangan.
9. Jangan Kasih Angpao ke yang Masih Tidur
Mau bagi angpao? Tunggu orangnya bangun dulu.
Kalau dikasih pas masih tidur, katanya bisa bikin dia “rebahan” terus sepanjang tahun. Dan jangan juga nyuruh orang bangun dengan galak, biar nggak kesannya dia bakal disuruh-suruh terus setahun ke depan.
10. Skip Bubur Dulu
Bubur emang enak, apalagi pas dingin-dingin. Tapi di hari Imlek, bubur sering dihindari karena dulu identik sama makanan orang kurang mampu.
Simboliknya, orang nggak mau mulai tahun dengan kesan “kekurangan”. Jadi pilih menu yang lebih “niat” dan melimpah.
11. Jangan Asal Kasih Hadiah
Dateng ke rumah saudara bawa hadiah? Cakep. Tapi hati-hati pilih barangnya.
Jam misalnya, dalam budaya Tionghoa bisa diartikan kayak simbol “mengantar ke akhir hayat”. Ngeri kan? Payung juga sering dihindari karena dipercaya bisa “memisahkan” atau bawa energi kurang baik.
Pilih aja hadiah yang maknanya positif—buah, kue, atau hampers merah-merah yang penuh simbol keberuntungan.
Pantangan ini bukan buat nakut-nakutin, tapi lebih ke simbol harapan biar tahun baru dimulai dengan niat baik, kata baik, dan energi positif. Mau lo percaya sepenuhnya atau sekadar ikut tradisi, yang penting tetap saling menghargai dan jaga kebersamaan.
Karena ujung-ujungnya, Imlek itu soal keluarga, doa, dan harapan baru. Semoga tahun ini rezeki lo ngalir deras, badan sehat, dan hidup makin cuan.
Gong Xi Fa Cai, sob! 🧧✨
Gaskeun Imlek! Nih 11 Pantangan Biar Hoki Lo Nggak Kabur Tahun Ini
Sob, Imlek tuh bukan cuma soal angpao dan makan enak doang. Ada vibe hangat kumpul keluarga, rumah kinclong, lampion merah di mana-mana, plus doa biar tahun baru makin cuan dan sehat selalu. Tapi nih ya, di balik serunya perayaan, ada juga beberapa “kode keras” alias pantangan yang masih dipercaya biar hoki nggak minggat.
Percaya nggak percaya, ini bagian dari tradisi yang udah turun-temurun. Jadi, kalau lo pengen tahun baru makin lancar jaya, cek dulu 11 pantangan Imlek berikut. Jangan sampai zonk gara-gara hal sepele, ya!
1. Simpan Dulu Gunting & Benda Tajam
Imlek bukan waktunya main potong-potongan. Gunting, pisau, jarum—sementara parkir dulu. Katanya sih, benda tajam bisa “motong” rezeki dan keberuntungan lo.
Makanya jangan heran kalau banyak salon tutup pas Imlek. Potong rambut di hari pertama? Duh, katanya bisa ikut “kepotong” hoki-nya.
2. Jangan Sampai Pecahin Piring
Kalau lagi ambil mangkok terus jatuh… auto deg-degan. Pecahnya keramik atau kaca dipercaya bawa sial.
Kalau kejadian, biasanya orang langsung bungkus pecahannya pakai kertas merah sambil doa-doa dikit biar tetap aman dan damai sepanjang tahun. Intinya, jangan panik tapi juga jangan disepelein.
3. Stop Dulu Sapu-Sapu & Bersih-Bersih
Nah ini sering kejadian. Rumah udah rapi, eh tiba-tiba pengen nyapu lagi. Tahan, sob!
Di hari pertama Imlek, nyapu atau buang sampah dipercaya kayak “nyapu rezeki” keluar rumah. Kalau kepepet banget harus bersih-bersih, sapunya dari luar ke dalam, terus buangnya nanti aja setelah hari kelima.
4. Mulut Dijaga, Jangan Ngomong Negatif
Imlek tuh momen positif vibes only. Kata-kata kayak “sakit”, “miskin”, “mati”, dan sejenisnya mending skip dulu.
Katanya, apa yang lo omongin di awal tahun bisa kebawa setahun penuh. Jadi mending banyakin doa bagus, pujian, sama harapan manis.
5. Jangan Langsung Main ke Rumah Orang Tua Istri
Ini khusus yang udah nikah ya, sob. Secara tradisi, hari pertama Imlek biasanya dirayain di rumah keluarga suami.
Kalau langsung ke rumah orang tua istri di hari pertama, katanya bisa bawa kurang hoki buat keluarga. Biasanya baru boleh main ke sana di hari kedua.
6. Jangan Nagih Utang Dulu
Imlek itu waktunya damai dan bahagia. Nagih utang? Duh, bisa bikin suasana rusak.
Selain nggak enak, katanya nagih atau minjem duit pas Imlek bisa bikin keuangan lo seret sepanjang tahun. Jadi santai dulu, urusan duit lanjut setelah lewat beberapa hari.
7. No Drama, No Berantem
Awal tahun kok ribut? Nggak banget.
Usahain jangan berantem atau bikin orang nangis. Dulu bahkan kalau ada tetangga ribut, yang lain bakal bantu damaikan biar tahun barunya mulus. Intinya, jaga emosi, jangan kebawa panas.
8. Kalau Bisa, Jangan Minum Obat
Ada kepercayaan kalau minum obat di hari pertama Imlek bisa bikin lo “langganan sakit” setahun penuh.
Tapi inget ya, ini cuma tradisi. Kalau lo lagi sakit serius atau punya penyakit tertentu, kesehatan tetap nomor satu. Jangan maksain cuma karena pantangan.
9. Jangan Kasih Angpao ke yang Masih Tidur
Mau bagi angpao? Tunggu orangnya bangun dulu.
Kalau dikasih pas masih tidur, katanya bisa bikin dia “rebahan” terus sepanjang tahun. Dan jangan juga nyuruh orang bangun dengan galak, biar nggak kesannya dia bakal disuruh-suruh terus setahun ke depan.
10. Skip Bubur Dulu
Bubur emang enak, apalagi pas dingin-dingin. Tapi di hari Imlek, bubur sering dihindari karena dulu identik sama makanan orang kurang mampu.
Simboliknya, orang nggak mau mulai tahun dengan kesan “kekurangan”. Jadi pilih menu yang lebih “niat” dan melimpah.
11. Jangan Asal Kasih Hadiah
Dateng ke rumah saudara bawa hadiah? Cakep. Tapi hati-hati pilih barangnya.
Jam misalnya, dalam budaya Tionghoa bisa diartikan kayak simbol “mengantar ke akhir hayat”. Ngeri kan? Payung juga sering dihindari karena dipercaya bisa “memisahkan” atau bawa energi kurang baik.
Pilih aja hadiah yang maknanya positif—buah, kue, atau hampers merah-merah yang penuh simbol keberuntungan.
Pantangan ini bukan buat nakut-nakutin, tapi lebih ke simbol harapan biar tahun baru dimulai dengan niat baik, kata baik, dan energi positif. Mau lo percaya sepenuhnya atau sekadar ikut tradisi, yang penting tetap saling menghargai dan jaga kebersamaan.
Karena ujung-ujungnya, Imlek itu soal keluarga, doa, dan harapan baru. Semoga tahun ini rezeki lo ngalir deras, badan sehat, dan hidup makin cuan.
Gong Xi Fa Cai, sob! 🧧✨
