Bukan Kode Besaran Gaji, Ini Makna Desil 6-10 serta Ketentuan BPJS Gratis dan Bansos yang Perlu Diketahui

10, 6, Arti, bansos, bantuan, BPJS, BPNT, desil, DTSEN, Gaji, gratis, Kemensos, Sosial, Status
Rate this post

Lagi ramai soal status Desil 6, 7, 8, 9, sampai 10 yang muncul saat masyarakat mengecek data kesejahteraan di Cek Bansos Kemensos. Banyak yang langsung mengira desil tersebut merupakan kode untuk menentukan gaji, misalnya Desil 6 berarti penghasilan Rp5 juta atau Desil 10 berarti punya penghasilan belasan juta rupiah.

Eits, jangan buru-buru menyimpulkan begitu. Desil bukan tabel gaji. Dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), desil merupakan peringkat kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi.

Read More

Jadi, kalau hasil pengecekan menunjukkan keluarga masuk Desil 6-10, artinya apa? Apakah masih bisa mendapatkan BPJS Kesehatan gratis? Lalu, bantuan pemerintah apa yang masih mungkin didapat? Ini penjelasan lengkapnya.

Desil 1 sampai 10 Itu Sebenarnya Apa?

Gampangnya begini: pemerintah membagi keluarga di Indonesia ke dalam 10 kelompok kesejahteraan, yang disebut desil.

Setiap desil mencakup sekitar 10 persen keluarga berdasarkan urutan tingkat kesejahteraannya. Desil 1 adalah 10 persen kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan Desil 10 merupakan 10 persen kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Karena itu, Desil 6 tidak bisa diterjemahkan secara sederhana sebagai “gaji Rp5 juta”. Begitu juga Desil 10 tidak otomatis berarti seseorang mempunyai gaji Rp10 juta, Rp20 juta, atau angka tertentu.

Urutannya secara sederhana adalah:

Desil 1: sekitar 10 persen terbawah
Desil 2: kelompok 11-20 persen
Desil 3: kelompok 21-30 persen
Desil 4: kelompok 31-40 persen
Desil 5: kelompok 41-50 persen
Desil 6: kelompok 51-60 persen
Desil 7: kelompok 61-70 persen
Desil 8: kelompok 71-80 persen
Desil 9: kelompok 81-90 persen
Desil 10: sekitar 10 persen teratas

Jadi, semakin tinggi angka desil, secara umum semakin tinggi pula posisi kesejahteraan relatif keluarga tersebut dalam pemeringkatan nasional.

Terus, Desil 6-10 Gajinya Berapa?

Nah, ini bagian yang sering bikin salah paham.

Tidak ada angka gaji resmi nasional yang menetapkan Desil 6 harus bergaji sekian rupiah, Desil 7 sekian, sampai Desil 10 sekian.

Kemensos menjelaskan bahwa penentuan desil mempertimbangkan sejumlah variabel sosial ekonomi. Data yang digunakan antara lain mencakup pekerjaan dan pendidikan anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset.

Artinya, penghasilan bukan satu-satunya faktor.

Sebagai gambaran, dua keluarga sama-sama memperoleh penghasilan Rp5 juta per bulan belum tentu mempunyai tingkat kesejahteraan yang sama. Satu keluarga mungkin hanya terdiri dari dua orang, sedangkan keluarga lainnya harus memenuhi kebutuhan enam anggota keluarga.

Kondisi rumah, kepemilikan aset, pekerjaan, pendidikan, jumlah anggota keluarga, hingga berbagai indikator sosial ekonomi lainnya ikut menggambarkan kondisi sebuah rumah tangga.

Makanya, tabel yang beredar di media sosial seperti “Desil 6 = gaji Rp4-5 juta” atau “Desil 10 = gaji di atas Rp10 juta” jangan dianggap sebagai tabel resmi pemerintah.

Kenapa Status Desil Bisa Berpengaruh ke Bansos?

Karena desil digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar untuk menentukan sasaran program perlindungan sosial.

Saat ini, Cek Bansos Kemensos menggunakan DTSEN sebagai sumber data, dan status desil dapat digunakan untuk membantu menentukan kelompok sasaran bantuan.

Namun, perlu digarisbawahi juga: desil bukan berarti tiket otomatis mendapatkan bantuan.

Misalnya seseorang berada pada desil yang masuk kelompok sasaran, bukan berarti bantuan langsung cair tanpa proses. Masih ada persyaratan program, komponen penerima, verifikasi, validasi, serta ketersediaan kuota.

Desil 6-10 Apakah Bisa Dapat BPJS Gratis?

Untuk PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) yang iurannya ditanggung pemerintah pusat, status desil memang menjadi salah satu hal penting dalam penentuan sasaran.

Informasi pada laman resmi Cek Bansos menyebut Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK, sedangkan Desil 1-4 dapat diusulkan untuk PKH dan Sembako.

Dengan demikian, Desil 6, 7, 8, 9, dan 10 pada umumnya berada di luar kelompok desil yang menjadi prioritas PBI-JK pemerintah pusat berdasarkan ketentuan tersebut.

Tapi jangan salah tangkap. Ini bukan berarti orang yang berada di Desil 6 otomatis tidak akan pernah bisa memperoleh bantuan iuran kesehatan.

Ada kemungkinan kondisi seseorang berubah atau data kesejahteraannya tidak lagi sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dalam kondisi seperti itu, data dapat diperbarui melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.

Selain PBI-JK yang dibiayai pemerintah pusat, terdapat pula skema jaminan kesehatan yang peserta dan pembiayaannya mengikuti kebijakan pemerintah daerah. Jadi, status Desil 6-10 tidak bisa langsung disamakan dengan “pasti tidak punya akses jaminan kesehatan gratis”.

Desil 6-10 Bisa Dapat Bantuan Apa?

Kalau yang ditanyakan adalah bansos reguler Kemensos, status Desil 6-10 memang bukan kelompok utama yang disebut dalam informasi Cek Bansos untuk pengusulan PKH, Sembako, dan PBI-JK.

Laman resmi Cek Bansos menyebut:

  • Desil 1-4: dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako.
  • Desil 5: dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
  • Desil 6-10: pada ketentuan tersebut tidak termasuk kelompok desil prioritas untuk tiga program tersebut.

Sekali lagi, kata “dapat diusulkan” juga penting. Masuk Desil 1-4 sekalipun tidak otomatis berarti seseorang pasti mendapatkan PKH atau Sembako karena setiap program mempunyai persyaratan dan mekanisme penetapan tersendiri.

Kalau Kondisi Ekonomi Sudah Menurun, Tapi Masih Desil 6-10 Gimana?

Nah, ini yang wajib diperhatikan.

Desil bersifat dinamis. Jadi, status seseorang tidak harus selamanya berada di angka yang sama.

Kalau kondisi ekonomi keluarga sudah berubah tetapi data yang tercatat belum menggambarkan keadaan sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui desa atau kelurahan dan Dinas Sosial. Pembaruan juga dapat dilakukan melalui mekanisme pada Aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Setelah itu, data akan diproses dan dihitung kembali secara periodik.

Jadi, kalau merasa status desil tidak sesuai, jangan malah mencari-cari “rumus gaji Desil 6” di media sosial. Yang lebih penting adalah memastikan data keluarga yang tercatat memang benar dan terbaru.

Desil 6-10 Berarti Orang Kaya?

Belum tentu juga.

Ini kesalahan lain yang sering muncul. Desil adalah peringkat kesejahteraan relatif, bukan label “miskin” atau “kaya” secara mutlak.

Seseorang yang berada di Desil 6 berarti posisi rumah tangganya berada dalam kelompok tertentu dalam pemeringkatan kesejahteraan. Itu tidak otomatis berarti orang tersebut kaya raya atau mempunyai penghasilan besar.

Begitu pula Desil 10 tidak bisa diterjemahkan hanya berdasarkan satu angka pendapatan.

Karena indikator yang digunakan cukup beragam, kondisi ekonomi keluarga perlu dilihat secara lebih menyeluruh.

Kalau hasil Cek Bansos menunjukkan Desil 6, 7, 8, 9, atau 10, jangan langsung mengartikan bahwa itu adalah kode gaji.

Desil adalah peringkat kesejahteraan keluarga berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi dalam DTSEN. Tidak ada patokan resmi nasional yang menyebut Desil 6 harus mempunyai gaji tertentu, Desil 7 harus bergaji sekian, dan seterusnya.

Untuk bansos reguler Kemensos, informasi terbaru pada laman Cek Bansos menempatkan Desil 1-4 sebagai kelompok yang dapat diusulkan untuk PKH dan Sembako, sedangkan Desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK. Karena itu, Desil 6-10 umumnya bukan kelompok prioritas untuk tiga program tersebut.

Namun, Desil 6-10 bukan berarti tertutup dari semua bentuk bantuan pemerintah. Program kementerian lain, pemerintah daerah, pendidikan, kesehatan, maupun bantuan dengan kriteria khusus bisa mempunyai persyaratan dan basis data yang berbeda.

Yang paling penting, jangan cuma terpaku pada angka desil. Kalau data yang muncul tidak sesuai dengan kondisi keluarga saat ini, lakukan pemutakhiran melalui jalur resmi agar informasi kesejahteraan yang digunakan pemerintah benar-benar menggambarkan kondisi terbaru.

Desil bukan kode gaji, bukan pula cap kaya atau miskin. Desil adalah salah satu cara pemerintah memetakan posisi kesejahteraan keluarga agar penyaluran program sosial bisa semakin tepat sasaran.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *