Kunjungan ini adalah bagian dari upayanya untuk menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat di dekat lokasi pembuangan sampah terbesar di Asia Tenggara ini.
Bantuan yang diberikan kepada warga Bantar Gebang mencakup paket pemenuhan nutrisi, alat pelindung diri, dan paket kebutuhan dasar. Selain itu, ada juga alat bantu untuk disabilitas, bantuan kewirausahaan, perlengkapan olahraga, dan edukasi.
- Nama Penerima PKH Tahap 3 Mulai Tampil di SIKS-NG, Ini Tahapan Pencairan BPNT yang Sedang Berjalan
- Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Berlangsung Bertahap, Ketahui Nominal Bantuan serta Penyebab Pencairan Tertunda
- PIP 2026 Jadi Andalan Pemerintah Dorong Pemerataan Pendidikan, Jutaan Pelajar Sudah Terjangkau Bantuan
Total ada 2.055 penerima manfaat yang mendapatkan bantuan dengan anggaran sekitar Rp 650 miliar.
Kunjungan Mensos ke Bantar Gebang diharapkan bisa jadi momen bagi pemerintah untuk lebih peduli terhadap masalah sosial yang dihadapi masyarakat di daerah ini. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga Bantar Gebang dan menjadikan tempat ini layak untuk ditinggali.
Kedatangan Mensos juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap mereka yang tinggal di lingkungan yang ekstrem. Bantar Gebang, yang merupakan bagian dari Kota Bekasi, juga mendapatkan bantuan ATENSI dari Kemensos.
Diharapkan bantuan ini bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari warga, sehingga tidak ada lagi yang hidup dalam ketimpangan sosial karena kurangnya perhatian dari negara. Semoga langkah ini bisa menginspirasi pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bantar Gebang!








