Baru aja denger kabar bahagia soal data KPM yang udah fix dengan status final closing. Eh, sekarang muncul kabar kurang enak: ada pengurangan untuk KPM bansos Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode salur September sampai Oktober 2024.
KPM pun jadi harap-harap cemas karena ada yang bakal kehilangan bantuan ini. Dari data yang ada, emang bener KPM bansos PKH mengalami pengurangan dibandingkan periode salur Juli-Agustus 2024.
Nah, penasaran kan apa sih yang bikin KPM bansos PKH di periode ini mengalami pengurangan? Yuk, kita bahas penyebabnya:
- KPM yang Sudah Meninggal
Kalau ada KPM yang udah meninggal, otomatis bansos PKH-nya juga nggak akan diterima lagi. Ini jelas jadi salah satu alasan pengurangan penerima manfaat. - KPM dengan Balita di Atas 6 Tahun
Bagi KPM yang punya anak balita, kalau usianya udah di atas 6 tahun, maka bansos PKH nggak akan diterima. Penyaluran bantuan ini sesuai dengan ketentuan yang hanya berlaku untuk anak balita berusia 0 sampai 6 tahun, dan hanya sampai anak kedua. - KPM dengan Anak yang Sudah Lulus SMA/SMK/MA
Komponen bansos PKH juga mencakup anak-anak yang bersekolah dari SD, SMP, hingga SMA. Nah, kalau anak KPM udah lulus SMA/SMK/MA, otomatis nggak bisa lagi terdaftar sebagai penerima bansos PKH.
Itulah beberapa alasan kenapa pengurangan penerima manfaat Bansos PKH terjadi setelah data udah final closing. Semoga info ini bermanfaat, ya!
