Aroma laga besar mulai terasa jelang semifinal Piala Dunia 2026. Timnas Inggris bakal berhadapan dengan juara bertahan Argentina dalam duel yang dipastikan menyedot perhatian pecinta sepak bola dunia.
Pertandingan panas ini dijadwalkan berlangsung Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat. Pemenang laga akan mengamankan satu tiket menuju partai final untuk menghadapi pemenang duel Prancis kontra Spanyol.
Rivalitas yang Nggak Pernah Kehabisan Cerita
Kalau bicara Inggris versus Argentina, ini bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Kedua negara sudah puluhan tahun terlibat rivalitas yang penuh gengsi, drama, hingga momen-momen ikonik di panggung Piala Dunia.
Mulai dari duel klasik era 1986 yang melahirkan gol kontroversial “Hand of God” dan aksi solo luar biasa Diego Maradona, hingga bentrokan sengit di Piala Dunia 1998 yang diwarnai kartu merah David Beckham. Setiap pertemuan Inggris dan Argentina selalu menghadirkan tensi tinggi dan atmosfer berbeda dibanding laga internasional lainnya.
Kini, di Piala Dunia 2026, sejarah baru siap ditulis.
Rekor Head to Head Masih Berimbang
Melihat lima pertemuan terakhir, kekuatan kedua tim terbilang cukup seimbang.
Lima pertemuan terakhir Inggris vs Argentina:
- 12 November 2005 (Laga Persahabatan): Inggris 3-2 Argentina
- Piala Dunia 2002: Argentina 0-1 Inggris
- 2000 (Persahabatan): Inggris 0-0 Argentina
- Piala Dunia 1998: Inggris 2-2 Argentina (Argentina menang adu penalti)
- 1991 (Persahabatan): Inggris 2-2 Argentina
Dari catatan tersebut, Inggris mengoleksi dua kemenangan, Argentina satu kemenangan lewat adu penalti, sementara dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Statistik itu menunjukkan tidak ada tim yang benar-benar mendominasi rivalitas ini.
Inggris Lagi Percaya Diri
Skuad racikan Thomas Tuchel datang ke semifinal dengan modal yang sangat positif. The Three Lions sukses menyingkirkan Norwegia 2-1 lewat babak tambahan waktu pada perempat final.
Jude Bellingham kembali menjadi pembeda lewat dua gol penting, sementara Harry Kane tetap tampil konsisten sebagai pemimpin lini depan. Sepanjang turnamen, kombinasi Kane dan Bellingham menjadi sumber mayoritas gol Inggris.
Mental bertanding Inggris juga mendapat banyak pujian karena beberapa kali mampu bangkit setelah tertinggal sepanjang fase gugur.
Argentina Masih Berstatus Raja Bertahan
Di kubu seberang, Argentina datang dengan status juara dunia bertahan sekaligus salah satu favorit utama mempertahankan gelar.
Tim asuhan Lionel Scaloni memastikan tiket semifinal usai mengalahkan Swiss 3-1 setelah melalui perpanjangan waktu. Sebelumnya, Albiceleste juga menunjukkan mental juara ketika melakukan comeback dramatis saat menghadapi Mesir di babak 16 besar.
Meski kini telah berusia 39 tahun, Lionel Messi masih menjadi pusat permainan Argentina. Pengalaman, visi bermain, dan kualitasnya tetap menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang Inggris.
Duel Para Bintang Dunia
Semifinal kali ini juga menjadi panggung pertemuan sejumlah pemain kelas dunia.
Di kubu Inggris ada Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka hingga Declan Rice yang siap membawa negaranya kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.
Sementara Argentina masih mengandalkan Lionel Messi yang didukung Julian Alvarez, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Lautaro Martinez, serta lini belakang solid yang dipimpin Cristian Romero.
Pertarungan lini tengah diprediksi menjadi salah satu kunci jalannya pertandingan karena kedua tim sama-sama memiliki pemain dengan kemampuan distribusi bola dan intensitas pressing yang sangat tinggi.
Siapa Lebih Siap ke Final?
Melihat performa sepanjang turnamen, Inggris tampil lebih agresif dan memiliki regenerasi pemain yang luar biasa. Namun Argentina memiliki pengalaman bermain di laga-laga besar serta mental juara yang sudah terbukti dalam beberapa tahun terakhir.
Faktor efektivitas penyelesaian akhir, disiplin bertahan, serta kemampuan menjaga fokus selama 90 menit bahkan hingga extra time diperkirakan akan menjadi penentu hasil pertandingan.
Satu hal yang pasti, laga Inggris kontra Argentina hampir selalu menghadirkan drama. Dengan sejarah panjang, deretan pemain bintang, serta tiket final yang dipertaruhkan, duel ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik di Piala Dunia 2026.








