VIRAL! Ngomong HAM, Dedi Sitorus Malah “Dihajar” Netizen: Munir dan Theys Gimana?

Dedi Sitorus, kasus HAM Indonesia, Munir, Theys Eluay, Natalius Pigai, Andre Yunus, viral HAM, berita politik Indonesia
Dedi Sitorus PDIP
Rate this post

JAKARTA – Jagat media sosial lagi panas gara-gara pernyataan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Dedi Sitorus, soal isu hak asasi manusia (HAM). Bukannya dapat dukungan penuh, pernyataannya justru bikin banyak netizen naik pitam.

Di akun Instagram pribadinya, Dedi Sitorus terlihat aktif banget menyuarakan solidaritas dan ajakan penggalangan dana untuk Andre Yunus. Ia juga sempat melontarkan kritik ke Menteri HAM, Natalius Pigai, yang menurutnya kurang terlihat dalam menangani kasus tersebut.

Read More

Tapi nih, netizen langsung bereaksi keras. Banyak yang menilai pernyataan Dedi terkesan “pilih-pilih” dalam membahas isu HAM.

“Jangan sok bicara HAM kalau lupa kasus lama,” begitu kira-kira nada kritik yang ramai bermunculan di kolom komentar dan berbagai platform media sosial.

Nama dua kasus besar pun langsung kembali diangkat: Munir Said Thalib dan Theys Hiyo Eluay.

Dedi Sitorus, kasus HAM

Kasus Munir sendiri masih jadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah HAM Indonesia. Aktivis HAM itu meninggal dunia pada 7 September 2004 akibat diracun saat dalam perjalanan ke Belanda.

Sementara itu, Theys Hiyo Eluay, tokoh Papua, meninggal pada 10 November 2001 dalam kasus yang juga sempat menghebohkan dan melibatkan aparat militer.

Netizen pun mempertanyakan, kenapa kasus-kasus besar seperti ini seolah “lupa” dibahas ketika bicara soal keadilan HAM hari ini.

Di sisi lain, soal kritik terhadap Natalius Pigai, beberapa pihak justru menilai pernyataan itu kurang tepat. Pasalnya, Pigai disebut sudah lebih dulu bersuara terkait kasus Andre Yunus.

Bahkan, Menteri HAM tersebut secara tegas mengutuk kejadian tersebut dan meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku serta motifnya. Ia juga disebut terus memantau perkembangan kasus tersebut.

Hal ini makin bikin netizen mempertanyakan: apakah kritik yang dilontarkan Dedi Sitorus sudah berdasarkan fakta yang lengkap, atau justru terburu-buru?

Diskursus soal HAM di Indonesia memang selalu sensitif. Tapi satu hal yang disepakati banyak pihak: kalau mau bicara HAM, harus konsisten — bukan cuma soal kasus yang lagi viral, tapi juga yang belum tuntas sejak dulu.

Makanya, wajar kalau publik kembali mengingatkan: keadilan itu bukan cuma untuk hari ini, tapi juga untuk masa lalu yang belum selesai.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *