Cek Fakta Video Viral Beredar di Facebook, Wapres Gibran Janjikan Bantuan Rp 40 Juta

Anton Wisesa
Rate this post

Jagat medsos lagi rame, guys! Ada video yang katanya nunjukin Gibran Rakabuming Raka ngumumin bantuan dana Rp 40 juta buat warga Indonesia. Kedengarannya sih bikin ngiler, apalagi syaratnya cuma disuruh like, share, dan komen. Tapi… bentar dulu, jangan asal percaya video viral dong, kalian harus cek kebenarannya dulu.

Video yang diunggah akun Facebook pada 7 Februari 2026 itu ngeklaim kalau Gibran bakal ngasih Rp 40 juta buat yang lagi butuh—mulai dari biaya sekolah, kuliah, bayar utang, sampai modal usaha.

Di caption-nya tertulis:

“Spesial Untuk warga Indonesia kami berikan dana sebesar Rp 40.000.000

𝗦𝗬𝗔𝗥𝗔𝗧 & 𝗞𝗘𝗧𝗘𝗡𝗧𝗨𝗔𝗡

Suka dan bagikan postingan ini 😍😇”

Sementara di dalam videonya, terdengar suara yang mengatasnamakan Gibran bilang:

“Assalamualaikum, saya Gibran Rakabuming Raka hari ini mengumumkan kepada seluruh rakyat yang sedang membutuhkan biaya sekolah, biaya kuliah, bayar utang, modal usaha atau keluhan ekonomi, bisa langsung cair dengan hanya like share dan komentar kamu dari kota mana, sesimpel itu, asal jangan dipergunakan untuk foya foya saya akan membantu”

Kalau dilihat sekilas, meyakinkan banget. Tapi masa iya bantuan resmi negara cair cuma gara-gara like dan komen? 🤔

Inilah Hasil Penelusuran Sebenarnya tentang Video Viral Beredar di Facebook, Wapres Gibran Janjikan Bantuan Rp 40 Juta

1. Cocoklogi Visual

Potongan gambar di video ternyata identik sama foto yang pernah dipakai dalam artikel VIVA.co.id tanggal 17 Oktober 2023 berjudul “Disebut Masuk Bursa Cawapres, Segini Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka”.

Artikelnya ngebahas soal laporan harta kekayaan Gibran berdasarkan data dari Komisi Pemberantasan Korupsi lewat laman e-LHKPN. Jadi jelas, foto itu bukan konteks pengumuman bantuan apa pun.

2. Tes Audio Pakai AI Detector

Nggak cuma visual, audionya juga dicek. Tim Cek Fakta nge-scan suara dalam video pakai alat pendeteksi konten AI dari Hive Moderation.

Hasilnya? Audio tersebut terdeteksi 89,9 persen kemungkinan hasil buatan AI alias deepfake.

Artinya, suara yang terdengar seperti Gibran itu besar kemungkinan bukan asli, melainkan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan. Teknologi deepfake sekarang memang makin canggih—suara pejabat publik bisa ditiru dengan detail yang bikin orang gampang ketipu.

Setelah ditelusuri, klaim video Gibran ngumumin bantuan Rp 40 juta itu tidak benar. Videonya hasil manipulasi AI, dan narasinya menyesatkan.

Skemanya juga klasik banget: iming-iming uang gede, syaratnya cuma interaksi di medsos. Biasanya pola kayak gini ujung-ujungnya buat naikin engagement, nyebarin hoaks lebih luas, atau bahkan bisa jadi pintu masuk penipuan.

Di era AI sekarang, bikin video palsu makin gampang. Kalau nggak kritis, kita bisa ikut nyebarin info salah tanpa sadar. Apalagi kalau yang dicatut nama pejabat publik—kesannya jadi lebih legit.

Tips biar nggak gampang kejebak:

  • Cek dulu sumbernya, akun resmi atau bukan.
  • Logikakan: bantuan resmi nggak mungkin cair cuma karena like dan share.
  • Cari klarifikasi dari media kredibel.
  • Jangan langsung sebar sebelum yakin.

Intinya, jangan gampang kemakan judul dan video viral. Cek dulu, baru share. Biar timeline tetap waras dan nggak ikut-ikutan nyebarin hoaks.

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *